• Digital Marketing

Google Indonesia

Kalau Kalian Penasaran Gimana Rasanya Bikin Konten untuk Brand Global Tapi Tetap Jadi Diri Sendiri, Baca Sampai Habis

Ada banyak orang yang bilang kolaborasi sama brand sebesar Google itu intimidatif. Tapi buat saya justru kebalikannya. Waktu nama Google Indonesia masuk ke dalam project saya, itu bukan sebuah tekanan. Momen ini menjadi konfirmasi bahwa arah yang saya bangun selama ini sudah benar.

Jadi di halaman ini saya mau cerita bukan cuma soal apa yang saya kerjakan, tapi gimana cara saya berpikir di balik setiap eksekusinya. Karena buat saya, Pengalaman Kolaborasi Konten dengan Brand Global Google Indonesia itu nilainya bukan di gengsi namanya, tapi di pelajaran soal cara komunikasi yang benar-benar nempel ke audiens.

Pendekatan: Setiap Kolaborasi Punya Tujuan Komunikasi yang Berbeda

Di setiap project bareng Google, saya selalu mulai dari satu pertanyaan yang sama: pesan apa yang harus sampai, dan ke siapa? Kelihatannya simpel, tapi pertanyaan itu yang menentukan semua keputusan setelahnya.

Waktu saya jadi bagian dari komunitas kampus mewakili Binus University, fokusnya bukan soal hadir di event terus selesai. Fokusnya lebih ke Membangun Komunikasi Komunitas Kampus bareng Google for Education. Di sini saya belajar cara brand global menyederhanakan pesan kompleks soal AI dan teknologi agar gampang diterima anak kampus. Itu skill yang ternyata kepake banget di mana-mana.

Terus waktu saya terlibat di produksi konten digital untuk social media Google Indonesia, pendekatannya bergeser. Di sini mainnya lebih ke storytelling visual, tampil natural di depan kamera, dan menjaga tone yang tetap relevan buat audiens. Dua project yang beda, tapi keduanya berangkat dari logika komunikasi yang sama.

Eksekusi: Dari Komunitas ke Konten yang Tayang

Nah di bagian eksekusi inilah teori ketemu kenyataan. Sebagai bagian dari komunitas, salah satu momen yang paling berkesan buat saya adalah waktu ikut mengarahkan lebih dari 1000 mahasiswa dalam sebuah webinar pendidikan. Mengelola audiens sebanyak itu ngajarin saya banyak soal gimana caranya menjaga pesan tetap jelas dan engagement tetap hidup meski skalanya besar.

Sementara untuk produksi konten social media Google Indonesia, di sinilah Strategi Storytelling Visual untuk Konten Social Media Brand Teknologi benar-benar diuji. Karena konten yang tayang di bawah nama brand global itu standarnya tinggi. Kita harus menjaga konsistensi tone dan identitas visual agar tidak meleset. Di saat yang sama, konten tetap harus terasa hidup dan nyambung dengan anak muda Indonesia.

Salah satu hal yang paling saya pelajari di sini adalah Cara Tampil Natural dan Reading di Depan Kamera untuk Konten Brand. Kelihatannya gampang, padahal susah. Karena tampil natural di depan kamera itu bukan soal bakat, tapi soal latihan ritme, menjaga energi take demi take, dan paham kapan harus santai dan kapan harus tegas. Eksekusinya mencakup koordinasi shooting sesuai brief dari tim Google, sampai konten akhir yang menembus angka 123.383 total views dengan 64.273 total reach, 4.702 total interactions, dan 827 profile activity. Buat saya, angka itu bukan sekadar statistik, tapi bukti bahwa pendekatan yang saya pilih benar-benar nyampe ke orang.

Jadi semua ini bukan soal sekadar tampil. Tapi soal memahami gimana brand sebesar Google menyampaikan pesan yang tetap terasa dekat dan relevan.

Yang Saya Bawa dari Semua Ini

Pelajaran terbesar dari semua ini sangat simpel. Kolaborasi yang baik bukan soal seberapa besar nama brand-nya. Kuncinya adalah seberapa jelas kita memahami tujuan komunikasi sebelum memulai eksekusi.

Itu yang selalu saya bawa ke setiap project, bahkan yang jauh di luar ekosistem Google sekalipun. Semua pengalaman ini akhirnya berkumpul menjadi Portofolio Digital Content Talent dan Creative Direction Indonesia yang saya bangun pelan-pelan. Ini bukan sekadar daftar logo brand, melainkan bukti cara kerja yang konsisten antarproject.

Tertarik Berkolaborasi atau Bergabung ke Komunitas?

Kalau kalian mahasiswa baru yang penasaran soal dunia digital marketing, content creation, atau komunitas Google, jangan ragu buat reach out. Saya senang banget kalau bisa berbagi soal jalan yang sudah saya lewati.

Dan kalau kalian punya project atau brand yang butuh pendekatan kreatif yang terarah, baik dari sisi konten maupun creative direction, saya terbuka untuk kolaborasi.

→ Hubungi saya langsung atau lihat karya lainnya di portofolio ini.


Karya yang berkesan tidak berhenti di ide, tapi tumbuh dari proses yang punya arah. — Didrika Ruvida